Apa Penyebab Mulut Jadi Kempot?

Memiliki bentuk mulut dan garis rahang yang cekung masuk ke dalam (kempot) merupakan bagian normal dari proses penuaan. Kondisi ini dianggap wajar karena tubuh kehilangan beberapa otot yang berfungsi menahannya serta timbulnya beberapa kerutan di pipi dan sekitar bibir.

Meski begitu kondisi ini sebenarnya bisa dicegah dengan memilih gaya hidup yang tepat seperti nutrisi yang tepat, memeriksa gigi secara teratur, menjaga kebersihan mulut dan gigi sehingga rahang bisa terus mendukung mulut dan bagian bawah wajah sampai tua.

Berikut ini beberapa hal yang bisa membuat mulut orang menjadi kempot ketika tua, seperti dikutip dari Livestrong, Selasa (1/11/2011) yaitu:

1. Kehilangan massa tulang
National Institute of Arthritis and Musculoskeletal and Skin Disease menuturkan perempuan yang didiagnosis osteoporosis lebih rentan kehilangan gigi. Jika gigi tidak ada maka secara otomatis bentuk mulut juga akan berubah sehingga menjadi cekung ke dalam.

2. Bentuk gigi palsu yang buruk
Bibir yang cekung serta adanya kerutan di rahang atas, sekitar mulut dan pipi bisa terjadi jika bentuk gigi palsu tidak tepat. Karena gigi palsu yang pas akan memberikan dukungan pada pipi, bibir dan otot-otot wajah, serta gigi palsu ini hanya bisa digunakan sekitar 5 tahun lalu harus diganti dengan yang baru.

3. Penyakit gusi
Bakteri berlebih, peradangan dan infeksi bisa memperburuk gusi dan jaringan di sekitar gigi. Secara bertahap gusi ini akan menyusut menjauhi gigi dan menciptakan ruang untuk peningkatan infeksi dan peradangan. Jika tidak diobati akan menyebabkan kehilangan gigi dan mempengaruhi bentuk mulut menjadi cekung ke dalam.

Meski penuaan tidak bisa dihindari, tapi mengonsumsi makanan bergizi, menyikat dan flossing gigi setiap hari, rutin periksa ke dokter dan pengobatan dari masalah gigi yang tepat bisa membantu mempertahankan garis rahang yang kuat untuk mendukung struktur mulut serta wajah bagian bawah. (detikhealth.com)

Tentang Fadhl Ihsan

Silakan temukan saya di http://facebook.com/fadhl.ihsan
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s