Menimbang Risiko Tindik

Menindik satu lubang di telinga mungkin terdengar biasa. Secara umum risikonya sangat kecil, apalagi bila hanya satu tindik di setiap telinga. Lalu, bagaimana kalau yang ditindik hidung, lidah, alis, atau bagian tubuh lainnya? Belum lagi bila menindiknya bukan di tempat yang tepat atau terjamin keamannya?

Mayo Clinic membeberkan beberapa risiko yang harus dipertimbangkan sebelum tindik:

– Reaksi alergi
Reaksi ini dapat terjadi dari perhiasan yang digunakan di tempat yang sudah ditindik. Jenis perhiasan tertentu dapat menyebabkan reaksi alergi.

– Merusak gigi
Perhiasan yang digunakan di lidah, selain bisa tertelan kalau terlepas, juga dapat membuat gigi pecah atau retak. Begitu juga gusi. Lidah yang membengkak saat baru ditindik juga dapat menyumbat jalan pernapasan.

– Infeksi kulit
Biasanya ditandai kemerahan, bengkak, dan nyeri, mungkin terjadi dalam beberapa hari hingga minggu setelah tindikan.

– Masalah kulit lain
Menindik di bagian tubuh tertentu dapat menimbulkan bekas luka dan keloid, penebalan area tertentu yang disebabkan jaringan bekas luka yang tumbuh berlebihan.

– Penularan penyakit
Bila peralatan yang digunakan untuk menindik terkontaminasi daerah yang terinfeksi, sejumlah penyakit dapat ditularkan, seperti hepatitis B, C, tetanus, bahkan HIV.

– Trauma
Perhiasan yang digunakan dapat tersangkut atau merobek bagian tubuh tanpa sengaja. Akibatnya bisa luka, yang memerlukan jahitan maupun pembedahan. (kompas.com)

Tentang Fadhl Ihsan

Silakan temukan saya di http://facebook.com/fadhl.ihsan
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s