Cara Bergaul dengan Pasien TBC Agar Tidak Tertular

Sudah bukan zamannya lagi pasien Tuberculosis (TBC) harus dikucilkan, sebab penularannya bisa dicegah. Dengan beberapa langkah pencegahan, maka tidak perlu lagi sungkan bergaul dengan pasien TBC asalkan sudah menjalani pengobatan.

Dalam kondisi terkontrol, kuman TBC akan menjadi tidak aktif dalam arti risiko penularannya menjadi jauh lebih kecil atau bahkan sudah tidak menular sama sekali. Meski begitu, kadang-kadang risiko penularan masih mungkin terjadi sehingga ada baiknya tetap berhati-hati.

Beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan saat bergaul dengan pasien TBC adalah sebagai berikut seperti dikutip dari WebMD, Rabu (14/3/2012).

1. Batasi kontak di masa awal pengobatan
Seseorang yang didiagnosis TB aktif dan harus menjalani pengobatan biasanya akan diisolasi selama kurang lebih 2 minggu. Kontak langsung harus dibatasi selama masa tersebut, sebab risiko penularan masih cukup tinggi.

2. Lakukan vaksinasi
Anak-anak serta orang dengan kondisi daya tahan tubuh lemah sangat dianjurkan untuk melakukan vaksinasi Bacille Calmette-Guerin (BCG). Anjuran ini juga berlaku bagi yang ingin bepergian ke daerah endemis yang tingkat penularannya masih tinggi.

3. Gunakan masker
Penularan kuman TB terjadi melalui pernapasan, yakni ketika menghirup droplet atau bercak dahak yang keluar saat batuk atau bersin. Penggunaan masker penutup hidung akan mengurangi risiko infeksi pada masa-masa awal pengobatan.

4. Gunakan antibiotik yang sesuai jika diperlukan
Beberapa orang dengan daya tahan tubuh yang lemah butuh antibiotik untuk pencegahan. Namun karena antibiotik adalah obat keras, konsultasikan dulu dengan dokter mengenai jenis dan aturan pakainya.

5. Segera periksa jika mulai batuk-batuk
Batuk yang tidak sembuh selama lebih dari 3 minggu patut dicurigai sebagai gejala TB jika seseorang pernah terlibat kontak dengan pasien TB aktif sebelumnya. Makin cepat terdeteksi, makin mudah diobati dan jenis obatnya juga lebih ringan.

6. Cuci tangan
Meski penularan kuman TB terjadi melalui bercak dahak yang terhirup ke saluran pernapasan, bukan tidak mungkin bercak-bercak itu juga menempel di tangan atau permukaan benda lain yang sering bersentuhan dengan tangan. Sebagai langkah pencegahan, sangat disarankan untuk cuci tangan setelah terlibat kontak dengan pasien TB.

7. Makan makanan bergizi
TB adalah penyakit menular yang sebenarnya sangat sulit menular. Infeksi atau penularan hanya terjadi pada kondisi daya tahan tubuh yang lemah, sehingga makanan bergizi dan paparan sinar matahari akan sangat membantu mencegah penularan. (detikhealth.com)

Tentang Fadhl Ihsan

Silakan temukan saya di http://facebook.com/fadhl.ihsan
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s